• Selasa, 7 Februari 2023

Bos UD Kausar Angkat Bicara, Begini Penjelasannya Soal Pengolahan Kayu di Trans Kabera Morowali

- Jumat, 20 Januari 2023 | 20:57 WIB
Kantor UD Kausar
Kantor UD Kausar

METRO SULTENG-Pemilik Usaha Dagang (UD) Kausar Busra menanggapi persoalan penebangan kayu dilahan dua milik warga transmigrasi Kabera di Desa Bahoea Reko-Reko, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulteng.

Selaku pemilik izin usaha industri primer hasil hutan kayu, Busra mengatakan siap bertanggung jawab jika ada kayu masyarakat yang telah ditebang oleh pihak karyawan UD Kausar.

Baca Juga: Panglima TNI Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pusat Balikpapan, Sumbang 500 Juta Untuk Bangun Masjid

"Jadi sebenarnya ini hal kecil, soal kayu yang telah ditebang, kami siap berikan kompensasi kepada masyarakat," ujar Busra selaku pemilik UD Kausar. Jumat (20/1/2023).

Adapun yang empat titik lahan yang telah dikelola kayunya, satu diantaranya telah diberikan kompensasi atas penebangan kayunya.

Baca Juga: Mencegah Diabetes Dengan Melakukan 3 Jenis Olah Raga Ringan Ini

"Kami hadir disini untuk berusaha, adapun kayu yang kami telah kelola hal itu juga membantu masyarakat untuk mengeluarkan PNBP nya yaitu pembayaran PSDR dan DHnya, selebihnya kita berikan kompensasi untuk masyarakat sekitar," tutur Busra.

Yang jelasnya, kata Busra, ke empat titik tersebut yang telah ada penebangan, pihak UD Kausar akan menberikan kompensasi, sisa menunggu hasil berita acara dari pihak Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengolahan Hutan (UPT-KPH) Kabupaten Morowali.

Baca Juga: Sidak ke PT GNI di Morowali Utara, Komisi III DPR RI Terima Aduan Perusahaan Diskriminatif Terhadap TKI

"Nanti kami akan panggil masyarakat yang punya lahan tersebut dan ke depannya karena sudah kita tahu batas lahan dua milik trans Kabera dan Bahoea, Insya Allah tidak akan terjadi kedua kalinya sebelum ada kesepakatan atau persetujuan dari pemilik lahan," kata Busra.***

Halaman:

Editor: Subandi Arya

Tags

Terkini

X