Demam Keong di Sulteng Masih Jadi Satu-Satunya Endemi di Asia Tenggara, Wagub Minta Penanganan Maksimal

- Kamis, 4 Mei 2023 | 18:21 WIB
Wagub Supteng Ma’mun Amir
Wagub Supteng Ma’mun Amir

METRO SULTENG - Indonesia masih menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang mana schistosomiasis masih menjadi masalah kesehatan di masyarakat.

Hal ini diungkapkan Wagub Drs.H.Ma’mun Amir saat membuka secara resmi Review Implementasi Program Penanggulangan Schistosomiasis Tahun 2023 di Hotel Swiss Bell Hotel Palu, Kamis (4/5).

Menurutnya, schistosomiasis atau demam keong merupakan suatu masalah yang harus segera diselesaikan dan berdasarkan data kasus schistosomiasis di Sulawesi Tengah tersebar di 28 desa, tepatnya di Kabupaten Poso dan Kabupaten Sigi.

Baca Juga: Pihak Pesantren Gontor Luruskan Tragedi Kecelakaan Bus di Sulteng yang Menewaskan 3 Orang

Untuk menyelesaikan masalah tersebut, Wagub pun menekankan agar penanganan Schistosomiasis dilakukan secara terpadu dan sinergi semua pihak.

"Saya harap selanjutnya kita action di lapangan untuk menyelesaikan permasalahan Schistosomiasis," pintanya.

Selanjutnya, Wagub mengucapkan terima kasih kepada WHO dan Tim Ahli Nasional Kementerian Kesehatan RI atas dukungannya dalam penanganan schistosomiasis di Sulawesi Tengah.

"Cara kerja mesin itu isap, tekan, bakar, buang. Jadi isap, jaring aspirasinya. Tekan, godok apa yang jadi regulasinya. Bakar, temukan solusinya dan buang, segera dilaksanakan," pungkas Alumni STM Budi Utomo H.Ma’mun Amir, menganalogikan kerja mesin dalam menyelesaikan masalah schistosomiasis.

Baca Juga: Bhabinkamtibmas dan Babinsa Bersama Warga, Kerja Bakti Bersihkan Saluran Tersumbat

Sementara, Perwakilan WHO, Ahmad, mengatakan tujuan utama kegiatan ini untuk melihat dan mempelajari apa saja yang telah dilakukan Tim Schistosomiasis.

Bidang lain, Ketua Tim Kerja Schistosomiasis Kemenkes Dr.Regina Sijabat menuturkan schistosomiasis merupakan penyakit yang sudah lama berada di Indonesia dan Ia berharap kegiatan ini menghasilkan komitmen untuk bersama-sama menyelesaikan schistosomiasis dengan cara melakukan tindakan di lapangan.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dr. I Komang Adi Sujendra, Sp.PD mengucapkan selamat datang kepada para peserta.

Baca Juga: Motorola Moto Watch 100 Menggendong Fitur-Fitur Keren Selera Anak Muda Kekinian

"Selamat datang para peserta Reviu Implementasi Program Penanggulangan Schistosomiasis Tahun 2023," ujarnya.

Ia pun yakin dan percaya kegiatan ini akan memperkuat percepatan eliminasi schistosomiasis di Sulawesi Tengah.

Halaman:

Editor: Subandi Arya

Tags

Terkini

X