• Jumat, 9 Desember 2022

Kasus Korupsi Website Desa, Mardiana Serahkan Bukti Transfer Aliran Dana Ke Penyidik Polres Donggala

- Minggu, 20 November 2022 | 10:50 WIB
Pengambilan dana di desa Polanto jaya sebesar 150 juta untuk Bupati Donggala pada 25 November 2019. Kemudian dilunasi melalui proyek TTG dan Website desa
Pengambilan dana di desa Polanto jaya sebesar 150 juta untuk Bupati Donggala pada 25 November 2019. Kemudian dilunasi melalui proyek TTG dan Website desa

METRO SULTENG - Direktur CV. Mardiana Mandiri Pratama (MMP) kembali diperiksa oleh penyidik Tipikor Polres Donggala, Sulawesi Tengah, terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat website desa.

Mardiana diperiksa selama 11 jam di Polsek Palu Selatan, Kota Palu, sebagai saksi. Menurut Mardiana, penyidik terus menggali informasi terkait pengadaan alat website desa.

Baca Juga: Inspektorat Donggala Dinilai Tidak Profesional Melakukan Riksus Kepada Kades Terkait Kasus TTG

“Mungkin cari informasi. Saya jawab apa yang saya tahu. Yang penting saya sudah jujur dan bukti berupa transfer saya sudah kasi, mudah-mudahan mereka tidak buta hati, buta mata,” ucapnya.

Informasi yang diperoleh bukti yang diserahkan Mardiana ke penyidik adalah transfer ke Asisten III DB Lubis, Hikmah Camat Banawa Selatan, dan mantan Kasat Reskrim Donggala Iptu Ismail.

Selain itu, penyidik terus mendalami bukti aliran dana proyek pengadaan alat website yang selama ini beredar di media.

Baca Juga: Kades Lenju Minta  CV. MMP Kembalikan Uang Pengadaan TTG, Mardiana : Bupati Yang Perintah Naikan Harga Barang

Mardiana mengaku, proyek pengadaan alat website desa bukan hanya di Kecamatan Rio Pakava  saja. Akan tetapi hampir sebagian besar desa di Kabupaten Donggala melaksanakan program tersebut.

"Bukan cuma di Rio Pakava, kecamatan lain juga ada seperti di wilayah Sindue sampai wilayah Sojol," akui Mardiana.

Baca Juga: Polres Donggala Akan Periksa Mardiana Terkait Kasus Dugaan Korupsi Website Desa

Halaman:

Editor: Subandi Arya

Tags

Terkini

X