• Minggu, 27 November 2022

Ini Penjelasan Humas PT RUJ Soal Karyawan Lokal Asal Desa Nambo Yang di PHK

- Selasa, 23 Agustus 2022 | 20:59 WIB
Lokasi pabrik batu gamping PT RUJ
Lokasi pabrik batu gamping PT RUJ


METRO SULTENG-Humas PT Resky Utama Jaya (RUJ) menyampaikan jika Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terjadap satu tenaga kerja lokal warga Desa Nambo, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulteng, sudah sesuai aturan yang berlaku diperusahaan.

Baca Juga: Satu Lagi Karyawan Lokal Jadi Korban PHK Perusahaan Tambang PT RUJ di Morowali, Penyebabnya Sepele

"Bahwa perusahaan mempunyai aturan, jika seorang karyawan yang sudah dikontrak merusak barang yang harganya tinggi itu tidak akan diberikan surat peringatan (SP) langsung diberhentikan," kata Agus selaku Humas PT RUJ.


"Walaupun karyawan sudah kontrak, karena ada perjanjian antara karyawan dan pihak perusahaan. Nah, kalau untuk karyawa nama Rio yang diberhentikan itu belum dikontrak, dia masih training, dan menurut informasi yang dengar, barang yang dia bawah terakhir itu rusak, ini info yang saya dapat," bebernya.

Baca Juga: Tambang Ilegal di Indonesia Capai 2.741 Titik Dengan 3,7 Pelaku, ESDM Dorong Penerbitan IPR

Terkait soal karyawan yang mengeluh dengan jam istirahatnya yang sedikit, Agus mengatakan bahwa memang seperti itu karena perusahaan jam kerjanya 7 jam yang dimulai dari jam 7 pagi.


"Ia begitu dari perusahaan, terhitung 7 jam kerja bersama jam makan, yang dimulai dari jam tujuh sampai jam 2, adapun pekerjaan lewat dari jam kerja, hal itu dikatakan lembur," tandasnya.

Olehnya, lata Agus, pihaknya selalu mengingatkan kepada calon karyawan PT RUJ agar membaca baik-baik perjanjian kontrak kerja, agar tidak melakukan hal-hal yang di larang oleh pihak perusahaan, supaya kedepannya bisa sama-sama menjaga agar bekerja sesuai standar operasonal perusahaan (SOP).***

Editor: Subandi Arya

Tags

Terkini

Karyawan PT IMIP di Morowali Terekam CCTV Diserang OTK

Selasa, 22 November 2022 | 10:19 WIB
X