• Jumat, 7 Oktober 2022

Tragis, Siwa SMP Tewas Dibunuh, Pelaku Diduga Teman Sekolahnya Sendiri

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 18:48 WIB
Ilustrasi penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan

METRO SULTENG- Tragis, seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) ditemukan tewas di Dusun Kopen, Kecamatan Grabag, Magelang, Kamis (4/8/2022). Siswa berusia 13 tahun tersebut tewas diduga menjadi korban pembunuhan.

Korban diketahui berinisial WSH (13), warga asal Sudimoro, Balaiagung, Grabag. Sebelumnya siswa SMPN 2 Grabag ini dikabarkan hilang sejak 3 Agustus 2022. Pihak keluarga sempat mencari keberadaannya namun tidak kunjung ditemukan.

Menurut informasi, WSH ini merupakan warga pindahan dari Jogja yang pindah di Magelang untuk menemani Kakeknya yang tinggal sendiri. Orang tua WSH mengontrak di Jogja dan berprofesi sebagai penjual bakso.

Baca Juga: Warga Desa Korobonde Mengeluh Puluhan Tahun Nikmati Jalan Rusak

Baca Juga: Belum Ditemukan, Pencarian 4 Orang Korban Banjir Bandang Torue Ditutup

Baca Juga: Ribuan Penonton Padati Konser Iwan Fals di Poso, Ajak Warga Jaga Kedamaian

Kejadian tersebut bermula saat WSH meninggalkan hpnya yang ada di dalam tas saat praktek di masjid sekolah untuk pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kemudian hilang.

Mengetahui ponselnya hilang ia melaporkan ke guru dan terekam dari CCTV pelaku pencuri yang merupakan temannya sendiri, Ilham (13).

Merasa tidak terima dilaporkan ke guru, pelaku pencuri ponsel mendatangi rumah korban dan mengaku bernama Fahrudin pada tanggal 3 Agustus 2022. Sesaat setelah itu, korban berpamitan kepada sang kakek untuk mengerjakan tugas sekolah.

Rupanya sampai tanggal 4 Agustus 2022 WSH tak kunjung pulang hingga akhirnya pihak keluarga mencari melalui media sosial tentang hilangnya anak ini. Siang hari pada pukul 14.00 WIB mendapat laporan mengenai penemuan mayat di perkebunan the di Dusun Kopen.

Halaman:

Editor: Subandi Arya

Tags

Terkini

X