• Jumat, 7 Oktober 2022

Kapolri Terbitkan Telegram Khusus Mutasi Besar Semua yang Terlibat Kasus Penyelidikan Kematian Brigadir J

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:57 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

METRO SULTENG- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tengah menyiapkan telegram berisi mutasi besar-besaran terhadap jajarannya. Kebijakan itu akan ia ambil terkait dengan kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

"Malam ini akan saya keluarkan telegram khusus untuk memutasi dan tentunya harapan saya proses penanganan tindak pidana terkait meninggalnya Brigadir Yoshua akan berjalan dengan baik," kata Listyo di Markas Besar Polri, Jakarta, Kamis (4/8) dilansir Cnn Indonesia.

Dia belum membeberkan secara rinci siapa saja yang akan dimutasi dari jabatannya. Listyo hanya menyampaikan bahwa sejauh ini tim khusus telah memeriksa 25 personel.

Baca Juga: BIN Buka Dapur Umum Dilokasi Bencana Banjir Bandang Torue Parigi Moutong

Baca Juga: Polwan Polda Sulteng Gelar Donor Darah Dihari Jadinya ke-74

Baca Juga: BNPT Perkenalkan Ciri-Ciri Orang Terpapar Terorisme Kepada 100 Pemuda di Sigi

Baca Juga: PT Vale Operasikan Truk Listrik Pertama di Pabrik Sorowako, Sopirnya Perempuan

Baca Juga: Pelari dari Poso Energy Nofeldi Petingko Akan Berlaga di Turki

Mereka semua diperiksa terkait dugaan ketidakprofesionalan dalam menangani kasus kematian Brigadir J di tempat kejadian perkara (TKP).

"Telah memeriksa sampai saat ini 25 personel dan proses masih terus berjalan dimana 25 personel ini kita periksa terkait dengan ketidakprofesionalan dalam penanganan TKP dan juga beberapa hal yang kita anggap itu membuat proses olah TKP dan juga hambatan-hambatan dalam hal penanganan TKP dan penyidikan," kata Listyo.

Halaman:

Editor: Subandi Arya

Tags

Terkini

X