Jelang Natal dan Tahun Baru 2023 Harga Bawang Merah Mulai Terbang, Disperindag Sulteng Gelar Pasar Murah

- Selasa, 6 Desember 2022 | 13:39 WIB
Bawang merah
Bawang merah

METRO SULTENG-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Sulawesi Tengah berupaya menjaga stabilitas harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru 2023 lewat kebijakan pasar murah.

"Pasar murah salah satu strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan barang, supaya tidak terjadi gejolak harga," kata Kepala Seksi Stabilisasi Harga Barang Pokok Perindag Sulteng Siti Maimuna, Selasa (6/12/2022).

Baca Juga: All New Honda Forza 125, Skutik Kelas Kecil Tapi Menyimpan Tenaga Yang Mumpuni, Intip Spesifikasi Lengkapnya

Ia menjelaskan, komoditas dijual pada kegiatan pasar murah mengikuti harga distributor, sehingga relatif lebih terjangkau ketimbang harga di pasar-asar tradisional.

Oleh karena itu, ia mengajak warga setempat memanfaatkan momen ini yang berlangsung lama dua hari ke depan, dan masing-masing kabupaten/kota juga melaksanakan giat serupa menjelang hari besar keagamaan (Natal) dan Tahun Baru.

"Di momen hari besar keagamaan biasanya terjadi pergerakan harga, sehingga perlu langkah antisipasi, meskipun nanti mengalami gejolak diharapkan masih tetap di angka wajar," ujar Maimuna.

Baca Juga: Nasib Kus-Kus di Morowali, Ditangkap dan Dipelihara Warga Dengan Kondisi Tersiksa Leher Terikat Dadung

Ia memaparkan, pada pasar murah kali ini melibatkan melibatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), distributor, ritel dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Lebih lanjut di jelaskannya, selain intervensi pasar murah, pihaknya juga melakukan operasi pasar bila sewaktu-waktu terjadi gejolak harga di pasar, termasuk pemantauan rutin ketersediaan bahan pokok dan barang di tingkat distributor maupun pasar.

"Kegiatan pasar murah ditangani Perindag Sulteng sepanjang 2022 dilaksanakan hanya tiga kali, tetapi operasi pasar dilakukan enam kali," ucap Maimuna.

Baca Juga: 23 Tahun Usia Morowali Semakin Melejit, Semua Sektor Ekonomi Melambung, IPM Naik, Kemiskinan Dibabat Habis

Menurut analisis Perindag, katanya, di momen Natal dan tahun baru biasanya sejumlah harga komoditas naik, namun tidak terlalu berpengaruh signifikan, berbeda dengan situasi ketersediaan stok komoditas secara nasional berkurang.

"Di momen ini biasanya daging ayam terjadi lonjakan harga, termasuk bumbu dapur seperti cabai rawit, cabai keriting maupun bawang merah," tutur Maimuna dikutip Antara.

Baca Juga: Penyanyi Dangdut Enda Restu Rini Goyang Morowali Yang Merayakan Hari Jadinya ke 23

Ia menambahkan, dari pantauan sejumlah pasar di ibu kota Sulteng, harga bawang merah mulai merangkak naik dari harga normal di kisaran Rp28 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram, menjadi Rp45 ribu hingga Rp48 ribu per kilogram.***

Editor: Subandi Arya

Tags

Terkini

X