METRO SULTENG - Seorang siswa SMKN 1. Malili Kabupaten Luwu Timur ditemukan meninggal dunia gantung diri didahan pohon.
Peristiwa mengejutkan dan memilukan ini terjadi di wilayah Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur. Seorang remaja berstatus pelajar ditemukan meninggal dunia dengan cara mengakhiri hidupnya sendiri (gantung diri).
Kejadian bermula pada hari Kamis, 16 April 2026 sekitar pukul 16.00 WITA, di area belakang tempat pembibitan tanaman, tepatnya di sekitar kilometer 6, Dusun Balambano Indah, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili.
IDENTITAS KORBAN DAN SAKSI:
Korban: Lelaki Rahim (17 tahun), seorang Siswa Kelas 2 SMKN Negeri 1 Malili. Alamat:7 Jl. Poros Malili - Sorowako Kilometer 6, Dusun. Balambano Indah, Desa Puncak Indah.
Saksi-saksi: 1. Perempuan inisial . "K" (78 tahun),Warga setempat (Nenek korban). 2. Lelaki "R" (34 tahun), Wiraswasta (Kakak kandung korban).
KRONOLOGIS KEJADIAN:
Baca Juga: Bulan Dzulqa'dah 1447 Jatuh Sabtu 18 April 2026, Berikut Keutamaan Dzulqa'dah dalam Islam
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula ketika sang nenek kinisial. "K", kehilangan jejak cucunya yang seharian tidak pulang ke rumah.
Saat melakukan pencarian, nenek korban menemukan bagian kaki cucunya tergantung di dahan pohon Kersen.
Karena Syock dan panik, ia bergegas berlari memanggil kakak korban yang berada sekitar 150 meter dari lokasi.
Sesampainya di lokasi, "R" (kakak korban) melihat korban masih tergantung menggunakan tali nilon, sepanjang 2,5 meter. Ia segera menurunkan jenazah dan memanggil warga sekitar untuk membantu memindahkan jenazah ke rumah duka.
HASIL PEMERIKSAAN MEDIS:
Tim Medis dari Puskesmas Malili dipimpin oleh dr. Indah memberikan keterangan hasil pemeriksaan: