• Jumat, 7 Oktober 2022

Dekom PT Vale Setuju, Pembangunan Pabrik di Blok Bahadopi Morowali Dimulai

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 07:59 WIB
CEO Febriany Addy di Pabrik PT Vale Indonesia di Blok Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (4/8) (FOTO: FTB)
CEO Febriany Addy di Pabrik PT Vale Indonesia di Blok Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (4/8) (FOTO: FTB)

METRO SULTENG-PT Vale Indonesia (INCO) sudah mulai membangun konstruksi Pabrik di Blok Bahadopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, setelah seluruh dewan komisaris menyetujuinya pada 29 Juli 2022.

"Pembangunan Pabrik di Blok Bahadopi sudah nyata. Ini hadiah ulang tahun bagi PT Vale, 29 Juli 2022 seluruh dewan komisaris sudah persetujuan akhir. Jadi fid sudah jalan," kata CEO Febriany Addy di Pabrik PT Vale Indonesia di Blok Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (4/8).

Pembangunan Pabrik di Blok Bahadopi ini juga, kata Febri, menjawab keinginan masyarakat dan pemerintah setempat yang sudah lama menanti kehadiran Pabrik Vale di Morowali.

Baca Juga: 90 Perusahaan Tambang Belum Setor Pajak Hingga Rp 1 Triliun

Baca Juga: Daftar 15 PATI Polri Kena Mutasi Imbas Tidak Profesional Tangani Kasus Kematian Brigadir J

"Pembangunan Pabrik ini juga menjawab keinginan masyarakat setempat, pemerintah setempat terutama Bupati Morowali yang juga punya misi yang sama dengan kami menjaga kelestarian alam saat menambang, ini juga yang membuat kami di Vale termotivasi," ucap Febry.

Ia juga akan menggeser beberapa karyawan Vale di Blok Sorowako untuk membantu pembangunan Pabrik di Blok Bahadopi. "Kita punya banyak tenaga ahli di Blok Sorowako, kita akan geser untuk membantu perencanaan hingga pembangunan pabrik di Blok Bahadopi," ujarnya.

Febriany mengatakan Blok Bahodopi ditargetkan bisa berproduksi pada tahun 2025 dengan kapasitas produksi ditargetkan bisa mencapai 73 ribu ton nikel per tahun.

Untuk pendanaan proyek Blok Bahodopi nilai investasinya ditaksir di atas USD 2 miliar dengan skema patungan antara perusahaan dan dua partner, yakni TISCO dan Shandong Xinhai Technology.

"Di atas USD 2 miliar pendanaan, Tambang cash sendiri. Pabrik patungan, kita 49 partner 51," ujar Febriany.

Halaman:

Editor: Subandi Arya

Tags

Terkini

Batik Nambo, Salah satu Produk Unggulan di Tanah Babasal

Jumat, 30 September 2022 | 15:16 WIB

HUT ke-44 Kota Palu, Swiss-Belhotel Ada Promo Harga Nih

Selasa, 27 September 2022 | 09:17 WIB
X