METROSULTENG – Di tengah tuntutan pembangunan daerah yang semakin mengedepankan tata kelola transparan, inklusif, dan berkelanjutan, kolaborasi antara dunia usaha dan pemangku kepentingan menjadi kunci utama.
Menjawab tantangan tersebut, PT Vale Indonesia Tbk bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Luwu Timur memanfaatkan momentum Halalbihalal sebagai ruang strategis untuk memperkuat sinergi dan menyelaraskan peran.
Kegiatan yang berlangsung di Sorowako, Jumat (17/4/2026), dihadiri oleh manajemen dan karyawan PT Vale, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, Anggota DPRD Aripin S.Ag, Wakapolres Kompol Hajriadi, Dandim 1403 Sawerigading Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, Kepala Kejaksaan Negeri Berthy Oktavianes Zakarias Huliselan, serta unsur Forkopimda lainnya.
Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale, Budiawansyah, menyampaikan bahwa selama 57 tahun beroperasi, kinerja perusahaan tidak lepas dari dukungan pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, sinergi dengan pemerintah daerah, DPRD, TNI, dan Polri menjadi faktor penting dalam memastikan proyek strategis berjalan sesuai target. Kolaborasi ini juga membuka peluang lebih besar bagi realisasi investasi jangka panjang yang berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan stabilitas ekonomi wilayah.
“Keberadaan PT Vale bukan hanya soal operasional, tetapi bagaimana membangun masa depan bersama. Investasi yang dilakukan diharapkan terus menjadi motor penggerak transformasi daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menyampaikan apresiasi atas konsistensi perusahaan dalam menjalin hubungan dengan pemerintah dan masyarakat.
Baca Juga: Langgar Peraturan Kebersihan Kota Palu, Operaaional Usaha Chicken Bin Dihentikan Sementara
Ia menilai, selama lebih dari lima dekade, PT Vale telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan daerah.
“Daerah ini seperti memiliki saham sekitar 2,5 persen dari PT Vale. Setiap tahun manfaatnya kembali ke daerah dalam bentuk pendapatan. Karena itu, jika ada aspirasi, pemerintah siap menjembatani antara masyarakat dan perusahaan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat telah berperan dalam penyelesaian sengketa lahan Old Camp di Sorowako secara damai.
Bupati menegaskan dukungannya terhadap program perusahaan, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Sorowako, Wawondula, Wasuponda, dan Malili.
Kinerja Tangguh dan Kontribusi Berkelanjutan
Di tengah dinamika pasar global, PT Vale mencatatkan kinerja positif dengan laba bersih sebesar US$76,1 juta pada 2025, meningkat 32 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menjadi modal strategis untuk memperluas kontribusi perusahaan terhadap pembangunan daerah.