Ia mengungkapkan, pokok-pokok pikiran DPRD menghasilkan 48 usulan yang telah dibahas pada Forum OPD tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 usulan ditetapkan sebagai prioritas dan telah diinput ke dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una juga memanfaatkan data DTSEN sebagai dasar perencanaan pembangunan dengan pendekatan by name by address, sehingga program yang disusun benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat.
Data DTSEN sendiri memuat informasi komprehensif terkait kondisi demografi, perumahan, disabilitas, hingga kepemilikan aset warga.
Pemerintah daerah berharap perencanaan pembangunan tahun 2027 dapat berjalan efektif, partisipatif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Baca Juga: Terima Kasih, Pak Kapolda : Ungkapan Haru Warga Warnai Kunjungan Kapolda Sulteng di Touna
Musrenbang RKPD ini pun menjadi momentum strategis dalam menyelaraskan kebijakan pembangunan dari tingkat desa hingga pusat.
“Kami optimistis forum ini melahirkan perencanaan pembangunan yang berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat Tojo Una-Una,” pungkas Muhammad Arsyad. (*)