• Minggu, 27 November 2022

Jengkel Kena Prank, Anggota DPR RI Benny K Harman Minta Kapolri di Non Aktifkan Juga, Dijabat Menkopolhukam

- Selasa, 23 Agustus 2022 | 08:02 WIB
Benny K Harman anggota DPR RI Fraksi Demokrat (Foto: Ist)
Benny K Harman anggota DPR RI Fraksi Demokrat (Foto: Ist)

METRO SULTENG- Anggota DPR RI Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat, Benny K Harman mengusulkan agar Kapolri Listyo Sigit Prabowo agar dinonaktifkan saat menangani kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Benny dalam rapat dengan Komisi III DPR juga meminta agar penanganan kasus Brigadir J ini untuk sementara diambil alih atau ditangani oleh Kemenko Polhukam yang dipimpin oleh Mahfud MD.

"Mestinya Kapolri diberhentikan sementara diambil alih oleh Menko Polhukam untuk menangani kasus ini supaya objektif dan transparan," kata Benny dalam rapat bersama Komnas HAM, Kompolnas, dan LPSK yang di gedung Nusantara II, Jakarta, Senin (22/8/2022) seperti disiarkan secara langsung TV One.

Baca Juga: Bareskrim Naikan Status Kasus Dugaan Korupsi Jual Beli BBM Non Tunai Rp451,6 Miliar ke Penyidikan

Benny beralasan mengapa ia meminta pengambilalihan kasus tersebut karena menurut dia masyarakat telah dibohongi oleh Polri dalam pengusutan kasus pembunuhan Brigadir J.


Dia mencontohkan hal itu lewat keterangan pers yang diungkapkan Polri saat pertama kali adalah sebuah peristiwa baku tembak antara Brigadir J dengan Bharada Richard Eliezer alias Bharada E.

Namun kasus tersebut baru menjadi perhatian intensif Polri setelah publik menyoroti lebih jauh dan keluarga Brigadir J menilai ada kejanggalan, Baru kemudian Polri membentuk Tim Khusus dan menemukan perbedaan di mana yang terjadi adalah pembunuhan berencana.

Baca Juga: Wakil Bupati Tojo Una-Una Apresiasi Kerja Eksekutif-Legislatif Cepat Bahas Anggaran Perubahan 2022

"Kita itu juga ditipu juga kan, sebab kita juga membaca itu dari media sosial, makanya saya mau mengusulkan Kapolri dicopot sementara dan Menkopolhukam diminta untuk mengurusi kasus ini," papar Benny.

Diketahui dalam kasus kematian Brigadir J saat ini Polri saat ini sudah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Irjen Ferdy Sambo, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf serta Putri Candrawhati. Kejadian itu bermula pada Jumat (8/7/2022), saat Bharada E diperintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J. Selain memerintah, mantan Kadiv Propam itu diduga juga merekayasa kronologi kasus pembunuhan seolah-olah terjadi baku tembak antara Bharada E dan Brigadir J di rumah dinasnya.

Baca Juga: Profil Erina Gudono Calon Mantu Jokowi Yang Kecantikanya Bikin Kaesang Pangarep Tergila-Gila

Halaman:

Editor: Subandi Arya

Tags

Terkini

Karyawan PT IMIP di Morowali Terekam CCTV Diserang OTK

Selasa, 22 November 2022 | 10:19 WIB
X