Smelter Kembali Beroperasi, PT GNI Komitmen Rekrut Lagi Ribuan Tenaga Kerja Lokal

- Selasa, 17 Januari 2023 | 19:57 WIB
Karyawan PT GNI mulai masuk kerja lagi pada Selasa 17 Januari 2023. (foto: ist)
Karyawan PT GNI mulai masuk kerja lagi pada Selasa 17 Januari 2023. (foto: ist)

METRO SULTENG - Pasca terjadinya bentrok antar tenaga kerja di kawasan industri PT GNI di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Sabtu 14 Januari 2023 lalu, PT GNI langsung melakukan rapat pengamanan dengan berbagai pihak yang berwenang, utamanya dengan pihak kepolisian dan TNI.

Berdasarkan keputusan rapat pengamanan tersebut, disepakati bahwa pada hari Selasa (17/1/2023) kegiatan industri dapat aktif kembali dengan pengamanan yang diperketat.

Baca Juga: Beredar Foto TKI dan TKA China PT GNI Kembali Akrab Bekerja Pasca Bentrok

“Semua sepakat, hari Selasa mulai kerja lagi. Dimana HOD akan menyambut di pintu depan dan polisi akan melakukan pengamanan mulai dari pintu masuk Jalan dari Desa Bunta hingga pos 4 yang berada di dalam kawasan industri," ungkap Juru Bicara PT GNI Dyah Fadilat dalam keterangan resmi, Selasa (17/1/2023).

Sementara mess karyawan juga akan dijaga personel dari kepolisian dan akan ditingkatkan setelah datangnya personel. 

Rapat pengamanan sendiri dihadiri oleh Wakapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol. Hery Santoso, Kapolres Morowali Utara AKBP Imam Wijayanto, Dandim lll ini1311/Morowali Letnan Kolonel Inf. Constantinus Rusmanto, serta pihak PT GNI dan PT SEI, antara lain Jiang Chao, Lim Djung Men, Mirza Hairul dan Yu Jianzhong.

Baca Juga: Menyikapi Pertambangan Galian C Ilegal di Bahoea Morowali, Kabid Lingkungan hidup Minta Warga Melapor ke DLHD

Keputusannya antara lain, bahwa PT GNI sudah dapat kembali beroperasi dipastikan setelah dari hasil evaluasi pengamanan, semua aspek keamanan telah dipersiapkan. Hal ini guna mendukung perusahaan agar dapat beroperasi.

“Kami mengapresiasi dukungan dari TNI dan Polri yang siap memberikan pengamanan. Karena jika semakin lama perusahaan berhenti beroperasi, maka akan sangat berdampak pada belasan ribu tenaga kerja lokal yang bekerja di perusahaan,” ungkap Dyah.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo telah meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengungkap seterang-terangnya kasus bentrokan antar karyawan di PT GNI. Kapolri pun memastikan TNI-Polri memberikan pengamanan kepada semua pihak.

Baca Juga: Situasi di PT GNI Berangsur Kondusif, Perusahaan Memulai Operasional, Karyawan Kembali Bekerja

Kapolri menuturkan, dengan pengamanan dari TNI-Polri, para pekerja dan masyarakat tak perlu khawatir akan terjadinya hal serupa. Kapolri juga mengimbau seluruh masyarakat dan karyawan, supaya tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Terkait bentrokan tersebut, Kapolri mengatakan jajarannya telah mengamankan 71 orang dan menetapkan 17 di antaranya sebagai tersangka.

Dari segi penegakan hukum, Polri akan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam tindak kejahatan perusakan atau aksi anarkis.

Polri dan rekan-rekan TNI siap untuk menjaga, mengawal dan mengamankan program-program yang menjadi kebijakan pemerintah, termasuk di dalamnya adalah program terkait investasi,” ungkap Jenderal Polisi Listyo Sigit.

Halaman:

Editor: Rudy A Mairi

Tags

Terkini

X