• Senin, 5 Desember 2022

Bikin Heboh di Acara Pelantikan LPM Sulteng, Kadis PMD Disebut Tak Beretika

- Rabu, 23 November 2022 | 18:20 WIB
Pengurus LPM Sulteng dilantik Ketum DPP LPM RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Rabu sore, bertempat di Hotel Best Western di Kota Palu. (foto: ist)
Pengurus LPM Sulteng dilantik Ketum DPP LPM RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Rabu sore, bertempat di Hotel Best Western di Kota Palu. (foto: ist)


METRO SULTENG - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Tengah, Mohamad Nadir, memicu ketegangan di acara pelantikan DPD Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sulawesi Tengah, Rabu sore, di Hotel Best Western Kota Palu.

Suasana yang tadinya adem-adem saja, tiba-tiba berubah 180 derajat, setelah Kadis PMD dipersilakan naik podium membacakan sambutan Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura.
Akan tetapi, Nadir ogah memberikan sambutan mewakili gubernur. Sebab, undangan pelantikan yang dipegangnya bukan disposisi dari sang gubernur.

Baca Juga: ART Dinilai Mampu Hadirkan Kemajuan bagi LPM Sulawesi Tengah

"Sebelumnya saya minta maaf. Sekali lagi minta maaf. Saya kesini hanya disposisi Sekda. Bukan disposisi gubernur. Saya tidak berani mewakili gubernur di sini. Apalagi sampai membacakan sambutan beliau,"ujar Nadir dari atas podium.

Dari atas podium, Nadir beberapa kali mengulang-ulang dan menegaskan dirinya tidak bisa memberikan sambutan. Karena dia hanya mewakili Sekda saja.

"Saya bingung juga sebenarnya ini. Sekali lagi saya tidak bisa beri sambutan,"tegasnya lagi.

Bahkan, Kadis PMD sempat menanyai panitia pelantikan dengan nada sedikit sinis. Apakah mereka mengundang Gubernur Sulteng di acara pelantikan tersebut.

"Kalian harus pastikan, apakah memang ada undangan ke gubernur. Kalau saya sampai berani mewakili gubernur saat ini, bisa-bisa besok saya dicopot nanti. Karena tidak ada disposisi ke saya,"ujarnya tegas.

Baca Juga: Sore Ini, Pengurus LPM Sulawesi Tengah Dilantik

Sebelum turun dari podium, Kadis PMD hanya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ketua Umum DPP LPM RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung. Kadis PMD tetap kukuh tidak mau memberikan sambutan. Padahal di tangannya ada sambutan tertulis yang disposisi Sekda.

"Sekali lagi saya mohon maaf ini. Begitu saja,"katanya lalu turun dari podium tanpa membacakan satu kata pun sambutan tertulis yang dipegangnya.

Setelah kadis PMD turun dari atas podium, suasana di arena pelantikan sedikit tegang. Banyak pengurus LPM Sulteng yang hendak dilantik menyayangkan sikap kadis PMD.

Puncaknya, ketika Ketua LPM yang baru saja dikukuhkan Abdul Rachman Thaha naik podium menyampaikan kata sambutan.

Baca Juga: Ingat Tsunami Palu, Gubernur Sulteng Minta Semua OPD Berikan Donasi Untuk Korban Gempa Cianjur!

Pria yang akrab disapa ART ini menyoroti sikap Kadis PMD Sulteng. ART menyayangkan model pejabat seperti itu. Kesannya tidak profesional.

"Kalau pak kadis takut kasih sambutan, itu tidak etis. Bapak harus sampaikan (sambutan) apa pun itu. Bapak jangan takut sama struktur. Jangan berbicara struktur pak. Kami adalah bagian dari pemerintahan,"kritik ART di hadapan Kadis PMD.

"Kita harus saling menghargai. Saya bukan membuat kegaduhan hari ini. Tetapi ini adalah etika. Pemda adalah bagian dari mitra,"ujar ART menyayangkan sikap Kadis PMD.

Ingat, LPM adalah prakarsa masyarakat sebut ART. Keberadaannya juga penting dan dibutuhkan.

"Tolong kita saling hargai. Bukan kami gila hormat. Apalagi di Sulteng, LPM-nya vakum sudah 22 tahun,"ujarnya.

LPM kata anggota DPD-RI dapil Sulteng ini, bukan lembaga yang menghamba kepada pemda. Olehnya kehadiran LPM benar-benar menjadi representasi masyarakat.

Baca Juga: Setor 300 Juta, Kejati Sulteng Terbitkan LO  Setelah Muncul Kasus Dugaan Korupsi TTG Donggala

Saat ART masih berbicara di atas podium, Kadis PMD juga melakukan sanggahan. Kadis juga mengaku takut ke wartawan karena diaggap lancang mewakili gubernur. Makanya dia kukuh tak mau membacakan sambutan.

"Jangan takut dengan wartawan. Kita di sini hadir saling hargai posisi,"tandas ART.

Bukan hanya ART yang sewot dengan sikap Kadis PMD Sulteng. Ketum DPP LPM RI, Ahmad Doli Kurniawan Tandjung, juga gerah. Doli menegaskan, LPM adalah lembaga yang independen. LPM mandiri dan mampu membiayai dirinya sendiri.

"Disambut atau tidak disambut, gak masalah. Kami tetap jalan terus kok,"sindir Doli ke kadis PMD.

Usai acara pelantikan, dilakukan sesi foto bersama. Tapi ada yang menarik, Kadis PMD tidak mau foto bersama. Dia tetap duduk di kursinya di barisan depan. Padahal, seluruh undangan melakukan foto bersama. Ternyata, Kadis PMD tetap menunggu hingga acara selesai. 

Baca Juga: Maling Kelas Kakap di Morut Diciduk Tim Gabungan

Sebelum pulang, Kadis PMD menyampaikan permohonan maaf kepada Ketum LPM dan Ketua LPM Sulteng. Tapi, lagi-lagi sang kadis coba membela diri. Dia memperlihatkan disposisi yang dibawanya. Dia meyakinkan lagi bahwa sikapnya yang demikian, akibat tak ada disposisi dari Gubernur Sulteng. ***




 

Editor: Icam Djuhri

Tags

Terkini

Ketua Persit Kodim 1403 Palopo Peduli Sesama

Jumat, 2 Desember 2022 | 18:25 WIB

Petaka Akhir November Kelabu di Pasar Masomba

Kamis, 1 Desember 2022 | 05:13 WIB
X