• Senin, 5 Desember 2022

Tsunami dan Likuifaksi Palu, Bencana Langka di Dunia, Laut dan Perut Bumi Mengamuk, Alfatihah untuk Korban

- Rabu, 28 September 2022 | 11:16 WIB
Tsunami Palu 28 September 2022 (Foto: Metro Sulteng)
Tsunami Palu 28 September 2022 (Foto: Metro Sulteng)

METRO SULTENG - Gempa bumi diikuti tsunami dan likuifaksi melanda Kota Palu, Sulawesi Tengah. Puluhan ribu warga menjadi korban tertimbun likuifaksi dan dihantam tsunami.

Peristiwa itu terjadi 28 September 2018 silam, jelang Magrib, empat tahun lalu, gempa besar dengan magnitudo 7,4 mengguncang Palu, Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Bupati Donggala Diduga Abaikan Rekomendasi BPK RI Terkait Temuan Proyek TTG dan Wbsite Desa

Hari ini, genap 4 tahun peristiwa itu terjadi. Para keluarga korban hari ini berziarah ke makam korban bencana. Mereka berdoa mengirimkan Alfatihah untuk para korban yang meninggal dunia.

Bencana besar itu juga turut menggejutkan Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (AS) atau NASA.

Kamp pengungsian korban tsunami Palu (28/9/2018) (Foto: Metro Sulteng)

Dilansir dari berbagi sumber, para ilmuwan NASA memasukkan gempa Padagimo tahun 2018 ke dalam kategori kejadian langka yang tidak seperti gempa pada umumnya.

Baca Juga: Bahan Baku Baterai Kendaraan Listrik Dunia Dipasok dari Morowali, Intip Pabrik PT QMB Dari China di Sulteng

Bahkan, NASA menyebut gempa ini sebagai supershear earthquake atau gempa supershear dengan pergerakan sangat cepat.

Gempa supershear adalah gempa bumi di mana penyebaran gelombang pecah di sepanjang permukaan patahan.

Halaman:

Editor: Subandi Arya

Tags

Terkini

Ketua Persit Kodim 1403 Palopo Peduli Sesama

Jumat, 2 Desember 2022 | 18:25 WIB

Petaka Akhir November Kelabu di Pasar Masomba

Kamis, 1 Desember 2022 | 05:13 WIB
X