Pemprov Sulteng Ungkap Potensi Kawasan Megalitik untuk Dinominasikan Sebagai Warisan Budaya Dunia

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 12:40 WIB
Patung megalitik di Lembah Bada. (Flickr/Eugen Kamenew)
Patung megalitik di Lembah Bada. (Flickr/Eugen Kamenew)

METRO SULTENG-Penduduk asli Sulawesi Tengah terdiri atas 19 etnis asli dan etnis lainnya yang telah mendalami wilayah Sulawesi Tengah, sehingga menjadikan semakin banyaknya ragam budaya.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Administrasi dan Kesejahteraan Masyarakat Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Drs. Awaludin dalam lokakarya Penyusunan Roadmap Pembangunan Kebudayaan Di Sulawesi Tengah dengan mengusung tema "Mewujudkan Pemajuan Kebudayaan Sulawesi Tengah Berbasis Kearifan Lokal Untuk Menunjang Pembangunan Berkelanjutan" yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 1-3 Desember 2022, Kamis (1/12/2022).

Baca Juga: Rakernas FKUB di Sulteng, Gubernur Harap Lahirkan Rumusan Nilai Modernisasi dan Toleransi beragama

Selain itu, kata Awaludin menyampaikan pesan Gubernur Sulteng, bahwa pengembangan dan pemanfaatan kawasan megalitik yang ada di Kabupaten Poso dan Kabupaten Sigi merupakan upaya dinamis untuk melindungi, mengembangkan dan memanfaatkan cagar budaya, sekaligus dapat menjadi tinggalan budaya yang memiliki potensi untuk dinominasikan sebagai warisan budaya dunia.

Selain itu, dalam laporan yang disampaikan oleh Kepala bidang kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Rahmad Ansyari, MP mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk menyusun pedoman pembangunan kebudayaan Sulawesi Tengah, untuk menentukan arah kebijakan dan sasaran pada kebudayaan yang ada di Sulawesi Tengah, serta untuk mempercepat pembangunan kebudayaan di Sulawesi Tengah agar bisa terwujud dengan baik.

Baca Juga: Racun Masuk dalam Pasar Beteleme, Ini Aksi Penjualnya

Pada kegiatan ini menghadirkan narasumber yang berasal dari Dirjen Kebudayaan, Bupati Poso, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah, Direktur PT Poso Energi dan Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah.

Adapun peserta pada kegiatan ini yaitu Kepala Dinas Kebudayaan atau kepala bidang yang membidangi kebudayaan se-kabupaten/kota, ketua adat kabupaten/kota, ketua lembaga seni kabupaten/kota, ketua pengurus daerah aliansi masyarakat nusantara aman se-kabupaten/kota, akademisi yang mewakili antropolog, sosiopolog dan sejarah dan pegiat pelaku seni budaya serta pemerhati seni budaya.***

Sumber : Humas Pemprov Sulteng

 

Halaman:

Editor: Subandi Arya

Tags

Terkini

Intip Asal Usul Desa Tompira di Morowali Utara

Rabu, 1 Februari 2023 | 19:31 WIB
X