• Selasa, 7 Februari 2023

Wagub Sulawesi Tengah Buka Pameran Sambut Harkannas ke-IX di Kabupaten Parigi Moutong

- Sabtu, 19 November 2022 | 21:48 WIB
Wagub Sulawesi Tengah, Mamun Amir (kanan) mengunjungi stand pameran di momen Harkannas yang dipusatkan di Kabupaten Parigi Moutong. (foto: pemprov sulteng)
Wagub Sulawesi Tengah, Mamun Amir (kanan) mengunjungi stand pameran di momen Harkannas yang dipusatkan di Kabupaten Parigi Moutong. (foto: pemprov sulteng)

METRO SULTENG - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Wakil Gubernur Sulteng Drs. H. Ma'mun Amir secara resmi membuka pameran dalam rangka Hari Ikan Nasional (Harkannas) yang ke-IX, bertempat di Desa Sinei, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu 19 November 2022.

Peresmian pameran ditandai penekanan tombol oleh Wakil Gubernur Drs H Ma'mun Amir didampingi Wakil Bupati Parigi Moutong H. Badrun Nggai, SE, serta pejabat lainnya dilanjutkan dengan pengguntingan pita serta kunjungan ke stand pameran.

Baca Juga: RSUD Undata di Sulteng Gelar PCI dan Pelayanan Kemoterapi Perdana

Provinsi Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Papua Barat, Maluku Utara, Maluku, Lampung, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Utara, Aceh, KKP RI, ikut meramaikan stand, termasuk kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah.

Wakil Gubernur Drs. H. Ma'mun Amir dalam sambutan gubernur menyampaikan, Gubernur Sulawesi Tengah semula ingin membuka kegiatan tersebut, akan tetapi karena padatnya kegiatan sehingga Gubernur ditugaskan untuk mewakili.

Wakil Gubernur sekaligus menyampaikan permohonan maaf, karena baru sempat hadir di Kabupaten Parigi Moutong setelah beberapa kali diundang.

Menurut Wakil Gubernur, Provinsi Sulawesi Tengah memiliki beberapa kawasan unggulan misalnya kawasan kawasan kelautan atau cold storage di Kabupaten Banggai Laut, kemudian kawasan pangan di Kabupaten Donggala dan sebagainya.

Baca Juga: Kerjasama Pemda Morowali dan Toraja Utara Untuk Penyaluran Tenaga Kerja di PT IMIP

Di sisi lain Wagub mengakui, angka kemiskinan masih tinggi karena masih banyak kasus stunting. Stunting identik dengan orang miskin.

Menurutnya, pihaknya lagi melakukan koreksi terhadap orang miskin di Sulawesi Tengah, pasalnya karena ada transfer dana desa sebesar 40 persen yang diperuntukkan bagi orang miskin.

Wakil Gubernur juga menyampaikan adanya keluhan sebagian masyarakat dalam pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) 3 persen yang sudah ditandatangani gubernur, akan tetapi kadang-kadang tidak dimanfaatkan dengan bagus oleh UMKM, alasannya Ketika di depan Gubernur katanya gampang dan mudah, tapi begitu berhubungan dengan pihak perbankan, proses administrasinya agak sulit.

Halaman:

Editor: Icam Djuhri

Tags

Terkini

Intip Asal Usul Desa Tompira di Morowali Utara

Rabu, 1 Februari 2023 | 19:31 WIB
X