• Jumat, 7 Oktober 2022

Peringati HUT ke-108 Jemaat GKST Eirene Sampalowo, Wabup Morut Harap Gereja Bangun Ketahanan Sosial

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 13:24 WIB
Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira berharap gereja terus meningkatkan pembinaan keagamaan.(FOTO: MCDD)
Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira berharap gereja terus meningkatkan pembinaan keagamaan.(FOTO: MCDD)

METRO SULTENG - Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira berharap gereja terus meningkatkan pembinaan keagamaan untuk semakin mempererat ketahanan ekonomi, sosial dan spiritual di tengah-tengah masyarakat.

"Gereja Kristen Sulawesi Tengah Jemaat Eirene Sampalowo ini sejak lahir 108 tahun yang lalu, sudah berbuat sangat banyak untuk masyarakat. Terima kasih untuk pembinaan keagamaan yang sudah dilakukan dan memberi dampak yang besar bagi masyarakat sekitar," kata Wabup Djira saat memberi sambutan pada peringatan HUT ke-108 Jemaat GKST Eirene Sampalowo, awal pekan ini.

Hadir pada acara perayaan ini antara lain Wakil Ketua II DPRD Morut H. Mohammad Safri dan Staf Khusus Bupati Morut Yalbert Tulaka.

Baca Juga: PPI Dunia Tanam Terumbu Karang untuk Selamatkan Ekosistem Laut Banyuwangi

Baca Juga: PT Vale Operasikan Truk Listrik Pertama di Pabrik Sorowako, Sopirnya Perempuan

Wabub menyampaikan penghargaan juga kepada seluruh organisasi kemasyarakatan, organisasi sosial dan organisasi keagamaan yang telah berperan aktif dalam pembinaan masyarakat sehingga Morut sampai saat ini bisa mengalami kehidupan kemasyarakatan yang rukun dan damai serta menghargai perbedaan.

"Mari kita tingkatkan peran masing-masing. Kalau itu organisasi kemasyarakatan, ayo tingkatkan pembinaan kemasyarakatan sesuai bidang masing-masing. Kalau itu organisasi sosial, mari tingkatkan bhakti-bhakti sosial, dan kalau itu organsiasi keagamaan, mari tingkatkan pembinaan keagamaan. Ormas, Orsos, organisasi keagamaan, silahkan bekerja sesuai profesi masing-masing. Pelihara kedamaian dan keharmonisan yang sudah sangat baik, terus pererat persatuan dan kesatuan lewat memaksimalkan fungsi-fungsi kita menuju masyarakat Morut yang sehat, cerdas dan sejahtera (SCS)," ujarnya.

Dalam acara yang berlangsung meriah tersebut, Ketua Jemaat Eirene Sampalowo Kristamin Gayumbo membacakan sejarah berdirinya jemaat ini sejak zaman kolonialisme Belanda.

"Sejak berdirinya jemaat ini pada 1 Agustus 1914, Tuhan terus menyertai jemaat ini dalam menjalani kehidupan dan pergumulan yang dialami anggota jemaat," ujar Kristamin.

Baca Juga: Pelaku Badik Penjual Somay di Kolonodale Tertangkap di Sulawesi Selatan

Baca Juga: Setengah Abad PT Vale Indonesia Menuju Pertambangan Rendah Karbon

Sementara Ketua Klasis GKST Kolonodale Pendeta Marthen Tamauka, S.Th mengatakan, meskipun usia sudah lanjut, namun gereja ini diharapkan terus melakukan regenerasi dan akan menggenjot pelayanan anak agar gereja ini terus bertumbuh.

Sebelumnya pesan yang sama juga disampaikan Wabup Morut saat menghadiri kegiatan yang dilaksanakan Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Morut yang berlangsung di Masjid Raya Kolonodale pada Sabtu (30/7) untuk memeriahkan Hari Raya 1 Muharram 1443 H.(Mcdd)

Editor: Subandi Arya

Tags

Terkini

Komisi Informasi Sulteng Temui Kajati dan KPID

Rabu, 5 Oktober 2022 | 10:53 WIB
X