• Jumat, 30 September 2022

Indonesia Bertutur 2022 Angkat Cerita Tentang Danau Lindu di Sigi

- Sabtu, 17 September 2022 | 19:29 WIB
Danau Lindu Sigi
Danau Lindu Sigi

METRO SULTENG-Cerita tentang Danau Lindu yang terletak di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menjadi inspirasi dari kelompok seniman video mapping, Furyco Studio, pada gelaran Indonesia Bertutur 2022 di kawasan percandian Borobudur pada 7-11 September 2022.

Danau kedua terbesar di Sulawesi Tengah ini, memiliki luas sekitar 3.488 hektar yang terbentuk sekitar 3.000 tahun silam, yaitu pada era Pliosen. Danau Lindu ini tergolong danau tektonik, karena terbentuk dari proses geologis.

Danau yang dikelilingi tiga gunung ini, memiliki cerita legenda menurut versi masyarakat di sana. Legenda tersebut bermula dari kisah cinta yang berakhir dengan sebuah pertarungan antara seekor lindu (belut) dengan anjing. Pertarungan dahsyat tersebut konon berlangsung selama tujuh hari tujuh malam dan berakhir dengan terbentuknya Danau Lindu.

Baca Juga: Motor Listrik United T1800 Tampil Menggoda! Ini Spesifikasi Utuh

"Ketika riset dari 20 cagar budaya, kami tertarik dengan cerita terbentuknya Danau Lindu yang masuk dalam kawasan cagar budaya Lore Lindu. Dongeng tentang Danau Lindu, menurut kami cocok untuk diangkat dalam Indonesia Bertutur. Maka, kami buatlah cerita Danau Lindu ini dalam bentuk video mapping yang dilengkapi narasi,” ujar Machda, Furyco Studio.

Video mapping yang dibuat oleh Furyco Studio tersebut diproyeksikan pada Candi Borobudur. Ribuan penonton yang hadir pada festival Indonesia Bertutur 2022, menyaksikan video mapping tersebut dengan penuh takjub. Liuk belut dan anjing dalam pertarungan tersebut tergambar nyata pada Candi Borobudur.

Baca Juga: GANAS! Innova Hybrid Meluncur, Ini Bocorannya!

"Peninggalan-peninggalan arkeologi yang ada di Indonesia merupakan tanda peradaban. Seperti, di kawasan Taman Nasional Lore Lindu di Sulawesi Tengah, tersebar situs-situs megalitikum tertua di Indonesia dan telah menjadi warisan budaya dunia".

"Kita harus bisa memanfaatkan keberadaan cagar budaya tersebut sebagai modal bagi generasi muda menghadapi situasi saat ini,” ujar Hilmar Farid, Dirjen Kebudayaan dalam siaran pers yang diterbitkan Kemendikbud Ristek pada Agustus lalu.

Furyco Studio yang berbasis di Bandung, bergerak di bidang seni media baru. Karya-karya Furyco Studio sudah ditampilkan dalam beberapa festival di dalam maupun luar negeri.

Halaman:

Editor: Subandi Arya

Tags

Terkini

IKVI Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sorowako

Senin, 26 September 2022 | 15:52 WIB

Rumah Warga Jalan Kancil Kota Palu Dilahap Si Jago Merah

Minggu, 25 September 2022 | 01:44 WIB
X