• Minggu, 27 November 2022

Panti Pijat Menjamur di Morowali Utara, Perlu Adanya Pendataan SPA

- Minggu, 21 Agustus 2022 | 13:14 WIB
Ilustrasi pijat
Ilustrasi pijat

METRO SULTENG- Panti pijat atau SPA di Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulteng, menjamur, dengan menyediakan pemijat yang datang dari berbagai daerah.

Panti pijat tersebut hadir sering dengan maraknya industri pertambangan nikel yang berinvestasi dikabupaten Morowali Utara.

Baca Juga: Diminta Masyarakat Maju Gubernur, ART Nyatakan Belum Berpikir ke Arah Itu

Keberadaan sejumlah tempat pijat tersebut, mulai dari Desa Beteleme, Desa Tompira, Desa Bunta, bahkan ada yang mendekati lokasi industri PT.GNI atau berada di lokasi eks Transmigrasi Desa Bunta.

Sebelumnya petugas dari pihak Satol PP mendatangai sejumlah rumah SPA untuk mendata para penyedia jasa pijat, merekam diminta foto copy KTP.

Baca Juga: Polres Morowali Tingkatkan Pengamanan Setiap Saat Dalam Operasi KRYD

"Kami juga pernah didatangi oleh pihak kepolisian setempat untuk diminta dokumen administrasi kelengkapan ijin beroperasi, permintaan petugas tersebut kami penuhi, dan segala urusan ijin panti pijat kami penuhi," ujar salah satu pengelola SPA di Beteleme yang tak ingin dipublish namanya, Sabtu (20/8/2022).

Terkait maraknya panti pijat, salah seorang warga minta agar ditertibkan, jangan sampai ada tamu pria karena lelah ingin di pijat, kamarpun langsung 'gelap gulita' terutama identitas pekerja SPA.

Baca Juga: Kota Palu Sekarang, Lebih Bersih dan Tak Berdebu

"Kehadiran SPA yang menjamur saat ini, itu juga merupakan PAD Daerah, namun wajib memilik ijin dan standar ketentuan untuk beroperasi, pasalnya pandemi Covid-19, walau telah landai, tetapi kita tetap mengikuti Prokes," ujarnya menambahkan.

Halaman:

Editor: Subandi Arya

Tags

Terkini

Aksi Alumni Akpol 1996 Bantu Korban Gempa Cianjur

Jumat, 25 November 2022 | 23:10 WIB
X