• Minggu, 27 November 2022

Kota Palu Sekarang, Lebih Bersih dan Tak Berdebu

- Minggu, 21 Agustus 2022 | 11:16 WIB
Walikota Palu, Hadianto Rasyid, turun lapangan meninjau kebersihan Kota Palu pasca hujan melanda Kota Palu. (foto: fb hadianto rasyid)
Walikota Palu, Hadianto Rasyid, turun lapangan meninjau kebersihan Kota Palu pasca hujan melanda Kota Palu. (foto: fb hadianto rasyid)

METRO SULTENG - Masyarakat Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, mulai merasakan perubahan yang terjadi di kota tercintanya ini kurun setahun terakhir. Apalagi sejak Kota Palu menargetkan diri untuk meraih Piala Adipura.

Perubahan besar yang dirasakan yakni tingkat kebersihan Kota Palu. Sekarang ini, jalanan raya dan pemukiman warga, sudah jarang ditemukan sampah berserakan. Bak atau tong sampah dan jadwal buang sampah warga, juga lebih teratur dibanding sebelum-sebelumnya.

"Tak bisa kita pungkiri, Kota Palu sekarang lebih bersih. Sampah-sampah sudah jarang di jalanan atau ditemukan berserakan,"ujar Farida, salah seorang ibu rumah tangga di Jalan Banteng, Kota Palu, Minggu (21/8/2022).

Kebersihan kota yang mulai ada perubahan, digawangi oleh Walikota sekarang, Hadianto Rasyid. Pihak kelurahan hingga RT menjadi ujung tombaknya. Hadianto mendorong kelurahan hingga RT, untuk menjadi pelopor kebersihan dan bertanggung jawab di wilayah tugasnya masing-masing.

Baca Juga: Diminta Masyarakat Maju Gubernur, ART Nyatakan Belum Berpikir ke Arah Itu


Kelurahan difasilitasi mobil. Personel baru direkrut untuk menambah jumlah personel yang ada sekarang. Dinas Kebersihan menjadi perpanjangan tangan Walikota dalam mengontrol dan mengawasi tingkat kebersihan Kota Palu.

Selain itu, peran menonjol juga datang dari program Padat Karya. Warga yang dilibatkan dalam program ini, cukup maksimal dalam membersihkan kota setiap pagi di wilayah tugasnya.

"Harusnya Kota Palu, sudah bersih begini sejak dulu. Dua tahun memimpin Kota Palu, sudah terlihat kemajuan Palu dari sisi kebersihan,"kata Syahril, warga Jalan Banteng lainnya.

Selain kebersihan sampahnya sudah ada perubahan, jalanan di Kota Palu juga tidak berdebu lagi. Tidak lagi seperti dulu. Ini berkaitan erat dengan tingkat kebersihan.

Sekarang ini, silakan berkendara roda dua keliling Palu di sore hari. Mata pengendara tak lagi terganggu debu yang beterbangan.

Baca Juga: Panti Pijat Menjamur di Morowali Utara, Perlu Adanya Pendataan SPA


"Kalau jalanan sudah jarang berdebu, artinya kota itu sudah bagus tingkat kebersihannya. Taman-taman juga sudah tertata. Ruang publik juga semakin diperhatikan. Kota Palu sekarang sudah lebih bagus dong,"ujar Agus Into, warga Jalan Bakuku, Kota Palu.

Untuk jalan raya yang mulai mulus dengan aspal baru, juga terlihat perubahan sejak setahun ini. Jalanan berlubang sudah mulai berkurang di Kota Palu. Hewan ternak juga sudah berkurang berkeliaran di jalan raya.

Baca Juga: Gandeng Al-Khairaat, PT IMIP dan Pemda Morowali Bangun Pesantren Modern Terbesar di Indonesia Timur


"Hal-hal kecil yang dulunya menjadi problem kota ini, mulai ada perubahan sekarang. Saya salut dengan kepemimpinan walikota sekarang,"tambah Agus Into.

Kemajuan yang terjadi di Kota Palu sekarang, juga tidak lepas dari peran walikota sebelumnya, Drs Hidayat. Pasca gempa 2018, Kota Palu mulai menjadi kota yang memperhatikan diri dari segi kebersihan utamanya. ***

Editor: Icam Djuhri

Tags

Terkini

Aksi Alumni Akpol 1996 Bantu Korban Gempa Cianjur

Jumat, 25 November 2022 | 23:10 WIB
X