• Minggu, 27 November 2022

Seleksi Penerima BIB Tahun 2022 Digelar Secara Daring, Ini Petunjuknya

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 14:21 WIB
Juru Bicara Kementerian Agama RI, Anna Hasbie (Foto : dok Kemenag Sulteng)
Juru Bicara Kementerian Agama RI, Anna Hasbie (Foto : dok Kemenag Sulteng)

METRO SULTENG - Seleksi penerima Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) tahun 2022, memasuki tahap Tes Potensi Akademik (TPA) dan Psikotes.

Juru Bicara Kementerian Agama RI, Anna Hasbie mengatakan TPA dan Psikotes akan dilaksanakan secara online atau dalam jaringan (daring).

“TPA dan Psikotes seleksi BIB akan digelar pada 4 sampai 6 Oktober 2022, secara daring. Untuk seleksi beasiswa S2 berlangsung 4 Oktober, S3 pada 5 Oktober, sedang untuk S1 pada 6 Oktober 2022,” terang Anna, Sabtu (1/10/2022) di Jakarta.

Karena daring, peserta diwajibkan menyiapkan laptop yang sudah terinstal dengan google chrome atau mozilla firefox, dan handphone yang sudah terinstal aplikasi zoom meeting serta Earphone/headset.

“Laptop akan digunakan untuk mengerjakan tes dengan mengakses link website Psikotes online. Sedangkan handphone digunakan untuk mengaktifkan zoom meeting. Untuk informasi terkait link website tes akan dikirimkan satu hari sebelum tes,” sebut Anna.

Selain itu, peserta harus menyiapkan tanda pengenal (KTP/SIM/PASPOR). Sebelum dimulai, koneksi internet di tempat tes harus dipastikan dalam kondisi stabil dengan kecepatan minimal 2 mb/sec.

Peserta juga harus menyediakan kuota internet minimal 20GB, apabila di tempat tes tidak tersedia wifi. Ruangan tes harus dipastikan kondusif, memiliki pencahayaan yang cukup sehingga wajah peserta terlihat dengan jelas dan tidak diperkenankan ada orang lain di ruang tes.

“Peserta menyiapkan 2 lembar HVS kosong dan alat tulis, pensil atau pulpen. Dilarang meggunakan perangkat tambahan selain yang disarankan. H-1 pelaksanaan tes, tim pelaksana tes Psikologi akan mengirimkan beberapa informasi, meliputi jadwal sesi tes peserta, link zoom meeting, website tes, kode aktivasi, nomor absen, dan ruang tes akan dikirim ke email masing-masing peserta. Silakan cek inbox dan spam e-mail secara berkala,” kata Anna.

Ketentuan Saat Tes

  1. Peserta memasang dua gawai/device dengan ketentuan sebagai berikut :
  2. Handphone digunakan untuk mengakses zoom meeting. Pada frame kamera harus telihat wajah peserta, layar komputer, dan slot. Agar mendapatkan posisi terbaik, peserta disarankan menggunakan tripod untuk meletakkan handphone. Jika tidak memiliki tripod, peserta dapat menggunakan alat lain. Namun pastikan bahwa posisi laptop dan peserta tes dapat terlihat jelas.
  3. Laptop digunakan untuk mengakses website online test. Slot yang boleh terhubung dengan laptop hanya charger, headphone/headset, dan mouse. Anda wajib menggunakan headset dan charger sudah terpasang.
  4. Pastikan kedua gawai Anda terhubung dengan koneksi internet yang stabil, minimal 2 mb/sec.
  5. Peserta menggunakan zoom meeting dengan ketentuan sebagai berikut :
  • Peserta bergabung ke zoom meeting 30 menit sebelum pelaksanaan tes.
  • Format nama di zoom adalah Ruang Tes/Nomor Absen/Nama Lengkap (Contoh: 2/23/Ulfia Rahmawati).
  • Informasi Link Zoom, Ruang Tes dan Nomor Absen akan dikirimkan H-1 melalui e-mail (cek inbox dan spam e-mail secara berkala).
  1. Peserta akan masuk ke main room zoom meeting, lalu akan dipindahkan satu per-satu ke breakout room masing-masing.
  2. Ketika dipindahkan ke breakout room, di layar laptop/komputer akan muncul tulisan “Joining Breakout Rooms…Breakout Ruang Tes …”, maka peserta silakan klik “join” untuk masuk ke ruang Tes.
  3. Pengawas kelas akan melakukan verifikasi data dan memastikan posisi duduk, layar laptop, dan pencahayaan peserta. Siapkan Kartu Identitas (KTP/SIM/PASPOR)
  4. Pengawas akan membacakan tata tertib tes.
  5. Pengawas akan menginstruksikan peserta tes untuk membuka email pribadi masing-masing peserta.
  6. Peserta akan menerima email dari tim pelaksana tes psikologi berupa link dan kode aktivasi pelaksanaan tes.
  7. Apabila semua peserta telah mengakses website tes, pengawas akan memberikan instruksi tes.
  8. Jika peserta mengalami kendala teknis silakan menghubungi pengawas via chat zoom meeting atau
  9. Kendala teknis terkait jaringan yang tidak stabil bukan merupakan tanggung jawab pengawas.
  10. Peserta dilarang meninggalkan tempat tes selama tes berlangsung.
  11. Peserta dilarang berbicara saat tes berlangsung. Pastikan tidak ada suara di sekitar karena bisa dianggap bentuk kecurangan.
  12. Apabila melanggar tata tertib pelaksanaan tes, peserta akan dinyatakan gugur.

 Informasi Penting

Halaman:

Editor: Abd Rahman M. Djafar

Sumber: Kemenag Sulteng

Tags

Terkini

X