• Selasa, 7 Februari 2023

Buka FGD Ber-Ikan, Wabup Banggai Ingatkan Bahaya Sampah Plastik Bagi Ekosistem Laut

- Rabu, 18 Januari 2023 | 05:28 WIB
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Bersama Kelola Perikanan (Ber-Ikan) yang diselenggarankan di Hotel Santika Luwuk (Foto : dok. DKISP Kabupaten Banggai)
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Bersama Kelola Perikanan (Ber-Ikan) yang diselenggarankan di Hotel Santika Luwuk (Foto : dok. DKISP Kabupaten Banggai)

METRO SULTENG - Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, H. Furqanudin Masulili, saat membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) "Bersama Kelola Perikanan" (Ber-Ikan), Selasa (17/1/2023) kemarin, bertempat di Hotel Santika Luwuk, mengingatkan pada hadirin yang hadir dalam kegiatan itu agar terus menyebarluaskan informasi kepada masyarakat akan bahaya sampah plastik bagi ekosistem kelautan dan perikanan.

"Sampah plastik bisa menjadi malapetaka bagi perikanan. Jika sampah tersebut tidak dikelola dengan baik akan merusak terumbu karang dan mengancam kehidupan makhluk hidup di laut," sebut Wabup.

Sulawesi Tengah, kata mantan Sekkab Banggai Laut (Balut) ini, memiliki garis pantai dan wilayah laut yang luas seperti, teluk tomini. Karena itu, pemanfaatan sumber daya (SDA) perikanan yang tidak memperhatikan keberlangsungan lingkungan akan membuat potensi SDA berkurang yang tentunya berdampak pada ekonomi para nelayan.

"Kalau kita tidak menjaganya dengan baik, anak cucu kita nantinya hanya akan mendengar cerita bahwa dulu punya laut yang indah," ungkapnya mengingatkan.

Untuk itu, melalui pelaksanaan FGD, Wabup berharap dapat menghasilkan ide dan gagasan sebagai masukan bagi pemerintah untuk menyusun produk hukum di bidang kelautan dan perikanan.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan United States Agency for International Development (USAID), Seli Katerina juga memaparkan USAID Ber-Ikan membantu melindungi keanekaragaman hayati laut Indonesia, dengan mendukung pengelolaan perikanan berkelanjutan dan adil.

"Secara khusus, program ini membantu meningkatkan adopsi dan kepatuhan terhadap kebijakan perikanan berbasis bukti untuk jenis ikan prioritas," tandasnya selaku pihak penyelenggara bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.

USAID Ber-Ikan, mendukung implementasi pengelolaan perikanan berdasarkan pendekatan ekosistem, serta mendukung investasi yang dapat memperluas akses pasar dan memperkuat mata pencaharian nelayan kecil juga komunitas nelayan, terutama yang mewakili perempuan, anak muda, masyarakat adat dan kelompok minoritas, jelas Seli Katerina.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah, Abdull Rasyid, Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Banggai, Rusdi Rahmad, perwakilan Badan Riset Nasional (BRIN), KKP RI, perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten/Kota Se-Sulteng, akademisi dan organisasi penggiat perikanan dan kelautan. ***

Editor: Abd Rahman M. Djafar

Sumber: DKISP Kabupaten Banggai

Tags

Terkini

Intip Asal Usul Desa Tompira di Morowali Utara

Rabu, 1 Februari 2023 | 19:31 WIB
X