• Minggu, 5 Februari 2023

DPMD Tojo Una-una Laksanakan Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa di Desa

- Kamis, 8 Desember 2022 | 09:59 WIB
Pemkab Tojo Una-una melalui Dinas PMD melaksanakan Bimtek peningkatan kapasitas pemerintah desa dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ) di desa (Foto : Candra Lubah)
Pemkab Tojo Una-una melalui Dinas PMD melaksanakan Bimtek peningkatan kapasitas pemerintah desa dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ) di desa (Foto : Candra Lubah)

METRO SULTENG - Pemerintah Kabupaten Tojo Una-una (Touna), Sulawesi Tengah, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melaksanakan bimbingan tekhnis (Bimtek) peningkatan kapasitas pemerintah desa dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ) di desa.

Kegiatan ini dihadiri aparat desa se-Kecamatan Ampana Kota dan Ulubongka bertempat di Hotel Ananda, Rabu (7/12/2022).

Bupati Touna yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD), Mohamad Isa Ashar Latimumu mengatakan, Bimtek ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk memberikan pedoman pengadaan barang/jasa di desa. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) No 1 tahun 2022.

“Saat ini desa dituntut untuk mengelola anggaran yang cukup besar, sehingga perangkat desa harus paham regulasi yang berlaku dalam melaksanakan pembangunan. Olehnya, perangkat desa harus rajin berdiskusi dan membaca aturan serta manfaatkan teknologi dalam menggali pengetahuan untuk menjalankan pembangunan meski dilaksanakan berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Dengan menaati regulasi yang ada, maka tidak ada permasalahan dikemudian hari,” sebut Mohamad Isa Ashar Latimumu dalam sambutan.

Menurutnya, dasar hukum pengadaan barang/jasa di desa diatur oleh UU No 6 tahun 2014 tentang desa dan pasal 105 PP No 43 tahun 2014 sebagaimana telah diubah dengan PP No 11 tahun 2019. Selain itu, pasal 52 Permendagri No 20 tahun 2018 dan pasal 4 ayat (4) peraturan LKPP No 12 tahun 2019.

Sehingganya, melalui Bimtek ini diharapkan perangkat desa bisa menyelamatkan uang negara, dan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk masyarakat.

“Dalam pengadaan barang dan jasa di desa, ada 9 prinsip yang harus diperhatikan, yaitu efisien, efektif, transparan, terbuka, pemberdayaan, gotong royong, bersaing, adil dan akuntabel,” jelasnya.

Dikesempatan tersebut, Mohamad Isa Ashar Latimumu juga menghimbau agar perangkat desa yang ada di Touna, bisa memahami aturan pengadaan dan melaksanakannya dengan sebaik mungkin.

“Saya meminta kepada perangkat desa agar memahami aturan pengadaan dan melaksanakan dengan sebaik-baiknya. Tujuannya tidak lain agar proses pengadaan barang/jasa di desa berjalan aman dan lancar, serta hasilnya dapat dimanfaatkan,” demikian Mohamad Isa Ashar Latimumu. ***

Editor: Abd Rahman M. Djafar

Tags

Terkini

Intip Asal Usul Desa Tompira di Morowali Utara

Rabu, 1 Februari 2023 | 19:31 WIB
X