• Senin, 8 Agustus 2022

Warga Minta Menteri ATR/BPN Berantas Mafia Tanah di Morowali Utara dan Buol, Urus Sertifikat Tanah 2 Tahun....

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:50 WIB
Lahan warga jadi lokasi tambang di Morowali Utara yang marak diperjualbelikan (Foto: Ist)
Lahan warga jadi lokasi tambang di Morowali Utara yang marak diperjualbelikan (Foto: Ist)

METROSULTENG, Morowali Utara- Keinginan besar Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto untuk memberantas Mafia Tanah mendapat dukungan dari Warga Kabupaten Morowali Utara, Sulteng.

HUT Bhayangkara ke 76

Seperti dikatakan masyarakat Desa Lee, Kecamatan Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara, terkait tanah masyarakat yang terkapling dalam HGU PT SPN.

"Kalau kami masyarakat Lee apakah bisa mengusulkan untuk tanah masyarakat yang masuk kedalam HGU PT SPN dikembalikan?," papar Almida Batulapa warga Desa Lee, Sabtu (2/7/2022) sore lewat sambungan WAG.

Baca Juga: Kades Bahomoai Apresiasi PT SR Perbaiki Jalan Desa Sepanjang 3 Kilometer

Almida mengatakan, terkait sengketa lahan masyarakat dengan PT SPN (Sinergi Perkebunan Nusantara), masyarakat sudah mendapat putusan dari Mahkamah Agung dimenangkan oleh masyarakat. Anehnya sampai sekarang putusan tersebut tidak ditindak lanjuti oleh BPN Morowali Utara.

Hal senada diungkapkan warga dari Kabupaten Buol yang mengeluhkan kinerja BPN.
Pasalnya pengurusan sertifikat untuk tanah sendiri sampai dua tahun juga belum keluar, padahal persyaratan lengkap dan bukan dari tanah sengketa.

Baca Juga: Lagu Negeri 1000 Megalite Komunitas Polelea Sigi Sabet Juara 2 Diajang KAMU AKU Indonesia Kemenparekraf RI

"Terkait keinginan kuat Menteri ATR/BPN untuk memberantas mafia tanah, kami selaku masyarakat menunggu sejauh mana komitmen mantan Panglima TNI RI ini untuk memberantas mafia tanah di Provinsi Sulawesi-Tengah," ujar warga.

Baca Juga: PT Vale Bantu Peningkatan Fasilitas Puskesmas di Morowali

Halaman:

Editor: Subandi Arya

Tags

Terkini

X