• Minggu, 27 November 2022

Penganiayaan di Ponpes Gontor, Polisi: Satu Santri Tewas Dua Luka-Luka

- Rabu, 7 September 2022 | 07:58 WIB
Ilustrasi garis polisi
Ilustrasi garis polisi

METRO SULTENG-Kepolisian melalui Polres Ponorogo menerangkan, jumlah santri yang menjadi korban dugaan penganiayaan di lingkungan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, lebih dari satu orang.

Jadi, total terdapat tiga korban penganiayaan yakni AM dan dua santri lain yang luka.

"Total ada tiga santri termasuk korban AM. Namun yang dua santri luka-luka," terang Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono kepada awak media di Ponorogo, dilansir Metro Sulteng, dari lama PMJNews, Rabu (7/9/2022).

Baca Juga: Kliennya Divonis Bebas, Ishak Adam: Diskon Harga Bukan Tindak Pidana Korupsi

Baca Juga: Motor Listrik Yamaha E01, Sistem Charger Bisa Digunakan di Kantor, Cek Spek Lengkapnya!

Baca Juga: Karpet Merah Marcelo di Olympiakos

Terkait dugaan kekerasan fisik dan penganiayaan tersebut, polisi masih terus melakukan penyelidikan dan telah memeriksa tujuh orang saksi.

Para pelaku yang sudah diperiksa terdiri dari dua santri, dua dokter, dan tiga ustadz (guru ngaji) Ponpes Gontor 1.

Adapun kasus dugaan kekerasan atau penganiayaan yang menyebabkan seorang santri berinisial AM (17) meninggal dunia tersebut ditindaklanjuti Polres Ponorogo usai menerima pengaduan dari pihak Ponpes Modern Darussalam Gontor yang diwakili salah satu ustadznya.***

Editor: Subandi Arya

Tags

Terkini

Karyawan PT IMIP di Morowali Terekam CCTV Diserang OTK

Selasa, 22 November 2022 | 10:19 WIB
X